Selasa, 08 Maret 2011

Status 02

Ku semangi tiap geletar yang menerpa jiwa
Akan keberadaanmu di sudut relung rasa ...
Masih disini, bergelantungan diantara mimpi
Menautkan satu persatu asa yang meretas diantara nyata
Masih disini, menjamu ragu yg berkumandang di kalbu
Mengasah harap agar tetap bertahan hingga akhir nanti
Entahlah ...
Aku ... lagi marah pada diriku
Marah pada setiap sudut yg trasa smakin menyudutkanku
Marah pada setiap sakit yg terasa semakin menggigit
Astagfirullah ... Tunjukkan jalan MU !!!
Yaps ...
Aku ada dimanapun impian ada
Terserak diantara puing - puing keinginan
Yang membatu bagai pahatan pualam
Ada ...
Walau bagi mereka aku tak pernah ada
Aku tak akan menyerah
Demi selarik mimpi yang ku anyam dengan hati
Demi hidup, yang akan selalu ku miliki
Mendekap rindu dijantungku ... ^_*
Tak pernah ada dan tak kan pernah ada ... ~_~
Siapa lagi yang ada ketika sedih melanda
Yang ada kala jatuh dan terjerembab
Yang ada saat hancur berkeping
Yang tetap ada saat kita terpuruk dilema
Siapa ...
Selain kita, hanya kita ...
Karena teman ada hanya disaat kita bahagia ...
Ketika perih hadir diantara derai nafas berrinai
Sakit terasa merejam diantara gerinda yg meluluhkan asa
Aku hanya bisu bersimbah linangan langit senja
Menabur buih2 yg terhempas diantara badai
Tuhan ... beri aku hidup, bila setetes air yg kau curahkan bisa membuatku kembali tegak, beri aku setetes ...
Hanya setetes yg kan kuhidupkan tuk seribu tahunku ....
Ketika ku bermimpi tentang terang, namun gelap serasa tak terbatas angan
Membuatku takut ... untuk bermimpi lagi ...
Tak ku pungkiri aku pernah mengenalmu, tak ku sesali aku pernah berjumpa denganmu dan tak ku ingkari bahwa aku pernah sayang padamu ... @_@
Aaachh .... reseh, jantungku berdetak bertambah kencang, irama hatiku kembali bernyanyi tanpa bisa ku tahan. Perih terasa menyiksa kala hati ini tak mampu kudiamkan, untuk menghentikan nyanyian cinta yang dulu sempat hilang ...
Saat mciptknmu Tuhan tak prnah COPY PASTE, Dia SETTING hdpmu indah, smu yg baik Dia INSERT k dlm hdpmu, Dia DELETE smua ksalhnmu & SAVE msa dpnmu, Dia akn slalu mmbwamu NEXT k msa dpn tnp BACK k msa lalu, Dia mnyediakan HELP utk QUIT dr masalhmu, Dia slalu setia mnunggu hatimu OPEN & siap utk di EDIT, Dia tak kan pernah EXIT dr hdpmu, bhkn Dia rla CLOSE maut utk mjd OPTIONS keslamatnmu
Terusik ...
Satu episod seakan terputar kembali
Bawa penggalan kisah yg tak pernah usai
Ntah ... hadirmu kini hanya ingin mengukir ending
Atao ... hanya memerahkan luka yg belum kering
Karna qm, bibirku jadi sakit dan memerah
Makan malz, bicarapun ogah
Duch ... srangan darimu bikin aq kelabakan
Dasar SARIAWAN ... ^_*
Udah lebih kuat blom ??? adakalanya menangis itu lebih baik, daripada diam dgn penuh beban ...
Menanti senja kembali ke peraduan ...
Ingin kugapai ...
Diantara rinai yg kian menjuntai
Disela gelegar yang terdengar kian sangar
Dalam dekapan yg tak terbias keraguan
Ku memang memikirkanmu
Tak bisa nafikan diri bahwa kau tak berarti
Aku ...
Masih suka merindumu
Mengingat Senyum, tawa, canda dan,
Shuwaramu ... ~_~
Merasa cukup dalam kekurangan itu merupakan kebahagiaan ...~_~
Aku ingin menjalinnya ...
Diantara hamburan benang yang menggumpal
Ingin mengurai ...
Satu per satu rasa, yang ku harap kan kutemui makna
Diantara kekalutan hati yang mendambakan terang ...
Sulit rasanya menepis ragu
Bila hadirnya serasa menemali raga
Memasung harap yg kerlipnya hanya seujung kuku
Tak bisa bernafas apalagi berkata "Aku tak tak lagi kuasa"
Aku yang meretas...
Bagai pucuk2 dahan yg tak sempat menuas
Melukis mimpi tumbuhkan harapan,
Namun secepat itu pula pupus dalam dekapan pagi
...

Status 01

Bukan semata rasa
Yang menggelegak bagai dahaga
Bukan hanya semu
Tergaris separuh jiwaku untukmu
Bila rindu mengumpal diberanda hatiku
Kabut menyelubungi bagai topeng paruh wajahmu
Menatapku dan tak kan melepaskanku
Bila rindu menyapa relung kalbu
Hanya bahasa batin ku sapa dirimu
Adakah kau tahu ???
Merayumu ...
Ku pendam beribu ribu hasrat tuk menaklukan kecongkak an mu
Meredam seluruh illusi bahwa kau tak layak ku nanti
Ehmmm ... apa daya, andai rasa pengikat jiwa
Ku tlah penjarakan rasaku agar tak lagi untukmu ...
Ternyata ... mudah mengobral kata cinta
Mudah menautkan janji2
Walo pada akhirnya hanyalah sebuah rayuan belaka ^_^
Terpejam mata yang terlihat hanya wajahmu
Sayu ... membalutku dalam kehampaan tiada bertepi
Aku rindu ...
Seulas senyum disudut bibir itu
Ku tlah diselubungi kantuk, tak ingin kulawan maka kuturuti ajakan mimpi. Berselubung selimut dan ber renang di alam Mimpi ...
Met malem en have a nice dreams ... ^_*
Aku hanya menunggu, apakah gulita ini akan semakin meng gulita ataukah kan ku temui satu titik cahaya diujung sana ...
Mencoba mencari lajur demi lajur yg bisa ku tandai
Mencari segores jejak yg mungkin kau tinggal untukku
Bila esok sayap letihku ingin mencarimu kembali
Membawa cinta tanpa syarat untukmu ...

Sabtu, 05 Februari 2011

Terkadang ...

Terkadang ... aku merindukanmu, menapak tilas tiap tapakan dan jejakan yang pernah kita lalui bersama. Entah itu tawa, canda atau bahkan sepenggal rayuan yang membuahkan tawa ... membawa pergi dan menghanyutkan sebagian duka ku. Terkadang ... ku tinggalkan semua kegalauan yang melanda hati, menyepi disudut tak bernama, lembab penuh air mata. Dan duka pun seakan menempel erat dan menjeratku tanpa daya.

Terkadang ... aku pergi membawa sebagian mimpi, berlari berusaha menyelamatkan setitik asa yang masih hidup disudut jiwaku demi sebuah kehidupan yang masih ingin ku jalani. Aku ingin menghentikan waktu, agar tetap selalu bersamaku disaat ku bisa tertawa tanpa beban dan lara. Terkadang ... aku berdiri tegak tak tergoyahkan apapun, walau itu badai dan gelombang. Aku kuat ... tegar dan sekokoh batu karang, namun laraku tak jua pergi dariku menampar dinding2 pertahanan itu dan meluruhkan ku dalam dilema. Kembali ... aku menjadi riak air yang dilempar gelombang dan kembali ke pantai. Dimana realita itu ada dan masih menungguku disana.

Terkadang ... aku masih menyebut namamu, diantara dera gelombang kebencian yang mematahkan rasaku ... padamu. Dan aku kembali bangkit ... penuh semangat melukis hidup yang ku inginkan dengan warnaku. Pelangi - pelangi itu masih menyambangiku, entah sebentuk kasih atau cinta mati yang tersodorkan untukku. Entah mengapa ... aku tetap saja membisu, tetap saja tak bergeming dari setiap pahatan masa ... ketika engkau ada.

Terkadang ... aku melupakanmu, merasa yakin ... bahwa ditiap dya - dya ku tak pernah ada sosokmu. Tak pernah ada namamu, tak pernah ada kisahmu. Yach ... beri aku satu keyakinan, bahwa aku mampu merajut hidup diantara benang kusut yang masih tergengam dijemariku. Beri aku satu senyuman untuk menutup diaryku tentang kamu ...

I miss You ...

Kamis, 13 Januari 2011

Status koe

Ku pejamkan mata saat rindu itu hadir
Ku lukis raut wajahmu dalam benakku
Tak sedetikpun kubiarkan kau berlalu
Begitu hebatnya rasa yang sedang TUHAN titipkan padaku
Untukmu ...
*************@@@*************
Lagi - lagi ... aku terperangkap dalam illusi diri
Utuh ... meracau bagai kesunyian yg dihentak hentak badai
Ini ... hanya selintas fenomena menganjil, bagai lintasan halo matahari
Hadir karena pembiasan sinar dari sebentuk kelembutan yg mengalir
Merembes, menyusup disetiap sela yg tiada pernah bisa menghindari
Bahwa dia ada, basah dan nyata ...
*************@@@*************
Begitu banyak harapan yg ku pahat, begitu banyak pinta yg terajut
Hingga ... aku begitu takut gelap tak kan berganti terang
Bintang tak lagi menggantung di awan
Dan pelangi tak kan lagi hadir diantara badai yang menghadang ...
*************@@@*************
Mengapa hanya diakhir tahun kita mereview ulang perjalanan hidup
Mengapa hanya diakhir tahun kita mengoreksi sgala prilaku
Mengapa kita tidak melakukannya setiap matahari berselimut gelap
Agar kita lebih awal tahu banyak kerusakan atau manfaat yg telah kita lakukan
*************@@@*************

Bila kah sayap tlah terkembang
Usah ragu, kepakan diatas langit biru
Diantara rona rona mega berpias pelangi
Diantara rinai hujan yangn menyiangi bumi

Bila kah lelah tlah menggerayangi
Sandarkan sejenak diantara reribun dahan yg telah menua
Nikmati indahnya angin surga
Dan bila hati tlah tertaut mati
Usah pergi ... tetaplah diami hingga mata mnutup nanti ...

*************@@@*************

Apa arti DIAM mu adalah iya, ataukah itu adalah gemuruh di dadamu yang dipenuhi luka ... Jangan abaikan luka terserak dipenuhi dendam, jangan biarkan hati berderak menjadi puing2 kemarahan. Please ... jangan lukai aku dgn luka dimatamu !!!

*************@@@*************

Ku coba mencari kosakata untuk menolakmu, shalus mungkin agar tak melukai hatimu ... dan maaf, tak ada yg bisa ku janjikan padamu ... bahkan walo itu sbentuk janji palsu ... !!!

*************@@@*************

Sunyi ... heningmu hantarkan kerinduan menyepi
Diammu menelisik kalbu menggetarkan nurani
Sepimu mencengkeramku dan melemparku jauh ke kisi masa lalu
Menepikanku dari dunia yg tak lagi merengkuhku
menghantarkan rasa pada bayangan yg slalu memaksaku
Merindu ...

*************@@@*************

Ternyata sulit menghapusmu dan mengantinya dg yang lain ...
Sudah ku format dgn segala daya upaya, kau tetap bercokol disana
Pagarkupun runtuh walo sudah berlapis tiga : Avira, Smadav, Kaspersky tiada arti bagimu
Akhirnya aku menyerah dan membiarkanmu tetap ada
Diruang mimpi dan anganku ...
SELAMANYA ...

*************@@@*************

Apa yang bisa ku perbuat ...
Kala bagian masa lalu muncul dan mengikatku erat
Rasa membuncah merasakan kenangan mengaliri aliran darahku
Wajah dan nama mu menjadi bingkai masa lalu
Yang tak kan lekang dimakan waktu ...

*************@@@*************

Sharian langit bner2 mnampakan kesedihan, tetes hujan meretas diantara debu2 yg berlarian, dan senjapun dipenuhi bianglala tak berwarna menapak malam tanpa gemintang diwajah mayapada ...

*************@@@*************

Diam ... hadirkan smburat luka mnganga
Kelu meraja pada senyap penuh lirih berbuih
Terserak serpihan hati diujung raga
Melebur diantara rinai tangisanku
Dan baitku tak jua mampu merengkuhmu ...

*************@@@*************
Telah tertutup satu celah, kala jalan tuk kembali tiada lagi
Impian sunyi tlah melebur diantara kisi2 hati
Menjauh ... melebarkan jeda yg tak kuasa terengkuh
Bilakah sunyi kembali bawa serta senyummu
Diantara untaian harap yg tak pernah sirna
Di hatiku ...
*************@@@*************

Apakah kau mengerti, ada sejumput rasa yg kau tinggal disini ...
Diantara gersang yg terasa semakin menghanguskan
Rasa yg ingin tumbuh dan berkembang ...
Namun ... badai itu selalu datang
Membuatnya tegak namun tak urung luruh dan tumban
g...

I'm Lossing u ...

Aku kehilanganmu ...
Andai kau tahu ...
Menyadari kau tak lagi ada disana dipersimpangan jalan yg pernah kita sepakati bersama
Kau pergi, menautkan hati dan berlalu
Tanpa mengingatku ...

Aku kehilanganmu ...
Ketika tak lagi kutemukan bening kasih dibinar matamu
Ketika ku sadari kau telah pergi
Membawa seluruh kasih yg pernah kau tawarkan padaku
Maaf ...
Masih bolehkah ku katakan bahwa "Aku sayang kamu"

Selasa, 21 Desember 2010

Sahabat

Harapan itu pernah tumbuh dan menjadi janin mimpi dalam ayunan langkahku. Harapan itu tak sekedar asa yang tumbuh liar tanpa arah dan tujuan dan menjadi pegangan dalam hidupku. Harapan itu tak sekedar mimpi yang terrenda dalam tidur - tidur malamku. Tak sekedar mimpi pemanis hidup yang bisa kuceritakan kala ku tersadar dalam nyata hidupku. Harapan itu ... yang kini menjebloskanku dalam ketidak berdayaan yang tak mampu ku petakan. Tak mampu ku tinggalkan, tak mampu ku hapuskan, dan tak mampu ku teruskan.

Luruh ...
Jatuh ...

Dan aku malas untuk bangkit, ogah untuk berdiri kembali yang sama artinya aku tak pernah ingin meninggalkan masa lalu. Ku biarkan dia mengikatku erat, menumbuhkan jala demi jala hingga memasungku tanpa ku minta. Aku telah merelakan diri menjadi bagian dalam masa lalu yang penuh mimpi. Mimpi yang tak pasti ...

Hatiku bertanya .... "???"
Dan hanya jawaban .... "!!!"
Yang kudapatkan. Kita tak pernah satu jalan ... itu lah kenyataannya
Tak pernah se "ia" ... kita, hanya saling menjaga, saling menghormati. Satu adat sopan santun yang terkadang penuh kepalsuan. Atas nama "tak ingin menyakiti" namun kenyataannya "sangat menyakitkan"
Tak ada kata yang bisa mewakili keberadaanmu dihati, tak ada kata yang bisa melukiskan betapa naif dan sombongnya engkau. Apakah hanya pemanis bibir yang selama ini kau tumpuk dan kau jejalkan di telingaku. Apakah hanya basa basi, apakah semua kepalsuan itu memang kau rancang dan kau ciptakan untuk semua ... semua hal yang bisa kau kelabui.

Manusia manusia manis dan bodoh ...
Yang selalu kau sanjung betapa berartinya ia bagimu

Bagimu sahabat ...
Patah tumbuh hilang berganti, setiap orang bisa menyandang gelar "Sahabat" darimu. Setiap orang bisa kau rengkuh dan kau jadikan teman, sahabat atau apapun ... "itu kala kau membutuhkan mereka". Setiap orang bisa kau abaikan, kau acuhkan, kau singkirkan seakan mereka tak pernah ada dihidupmu. Disaat kau tak membutuhkan mereka. Disaat kau menganggapnya telah menjadi peganggu dihidupmu. Disaat kau merasa bisa hidup tanpa mereka. Karena kau selalu merasa masih banyak orang yg bisa kau jadikan sahabat. Hanya sebatas itukah bagimu arti "Sahabat" ???

Selamat Tinggal ...
Terima kasih, karena walau bagaimanapun pernah tertoreh satu kisah antara kita. Pernah satu lembaran hidupku tertuliskan namamu, pernah disela hari lalu ada tawa dan candamu menemaniku, pernah ada bahagia kau hantarkan ... walau begitu banyak pedih yang mendera sejak kau menghilang.

Maaf ...
Karena walau bagaimanapun, sebagian hatiku menyayangimu ... sebagian yang lain begitu membencimu. Aku memujamu namun juga merutukimu ...
Maaf ... kini aku telah merelakan, menghancur leburkan masa lalu itu. Meninggalkannya dan tak ingin mengingatnya.

Thanks 4 everything ...

Bisu

Aku ...
Tertatih meraih bisu
Terantuk pada hempas gelombang
Terjatuh diantara gugusan gemintang
Kelu ...
Tiada hampa, tiada resah berpadu gelisah
Hanya bisu yang mengkelu di relung kalbu
Menyelimuti geletar dihati
Menelisik nurani, kala hati berpadu keagungan MU
Yach ...
Senja hadir dipangkuan cakrawala
Ku tangkup asa, ku alirkan dalam jiwa
Ku basahi tiap mimpi dengan do'a
Ku amini dengan sepenuh jiwa raga
Bisu ...
Merajahku dalam angan lalu
Kala hadirmu menjadi badai dihatiku
Kini hanya senja yg lugu
Temaniku menapak malam terserabut sendu